Bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dalam melaksanakan KBM, meliputi:
1. Membuat kelengkapan mengajar dengan baik dan lengkap
2. Melaksanakan kegiatan pembelajaran
3. Melaksanakan kegiatan penilaian proses belajar, ulangan harian, ulangan umum, dan ujian akhir
4. Melaksanakan analisis hasil ulangan harian
5. Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
6. Mengisi daftar nilai anak didik
7. Melaksanakan kegiatan membimbing (pengimbasan pengetahuan), kepada guru lain dalam
proses pembelajaran
8. Membuat alat pelajaran/alat peraga
9. Menumbuh kembangkan sikap menghargai karya seni
10. Mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan kurikulum
11. Melaksanakan tugas tertentu di sekolah
12. Mengadakan pengembangan program pembelajaran
13. Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar anak didik
14. Mengisi dan meneliti daftar hadir sebelum memulai pelajaran
15. Mengatur kebersihan ruang kelas dan sekitarnya
16. Mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk kenaikan pangkat
Time
Welcome
I'm a mother of 3 child ... love orchid
Laman
Blog Archive
- belajar Matematika (3)
- Cantik ... (1)
- Cerita Pendidikan (1)
- Cinta Sejati (1)
- guru masa depan (1)
- menjadi diri sendiri (1)
- Pengendalian Mutu Pendidikan (3)
- Penilaian Pendidikan (1)
- Profil Pengurus SMPN 9 Cimahi (1)
- Renungan di Hari Ulang Tahun (1)
- Renungan Lies ... (4)
- Tentang Guru (4)
- Tentang Pendidikan (2)
- Tugas BP/BK (1)
- Tugas Kepala Sekolah (2)
- Tugas Laboran (1)
- Tugas Pembantu Kepala Sekolah (6)
- Tugas Pustakawan (1)
- Tugas TU (1)
- Tugas Wakil Kepala Sekolah (1)
- Tugas Wali Kelas (1)
1. Meningkatkan pelaksanaan 9 K (keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, kerindangan, kesehatan, keteladanan, dan keterbukaan)
2. Mengadakan pendataan dan mengisi buku piket
3. Menertibkan kelas-kelas yang kosong dengan jalan menginval
4. Pada jam ke 2 harus berusaha menghubungi orang tua siswa yang tidak masuk tanpa keterangan melalui telepon, atau mengunjungi ke rumah bagi yang tidak memiliki telepon
5. Mencatat: guru dan siswa yang terlambat, guru dan siswa yang pulang sebelum waktunya, kelas yang pulang sebelum waktunya, kejadian-kejadian penting dan berusaha untuk menyelesaikannya
6. Mengawasi siswa sewaktu berada diluar kelas karena istirahat, dan keliling kelas sambil mengingatkan siswa untuk beristirahat bagi siswa yang masih berada di dalam kelas
7. Petugas piket harus hadir paling sedikit 15 menit sebelum bel masuk.
8. Melaporkan kasus-kasus yang bersifat khusus kepada wali kelas atau guru pembimbing
9. Mengawasi berlakunya tata tertib sekolah
1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan negara
3. Menjunjung tinggi harkat dan martabat peserta didik
4. Berbakti kepada peserta didik dalam membantu mereka mengembangkan diri
5. Bersikap ilmiah dan menjunjung tinggi pengetahuan, ilmu, teknologi, dan seni sebagai wahana dalam pengembangan peserta didik
6. Lebih mengutamakan tugas pokok dan atau tugas negara lainnya daripada tugas sampingan
7. Bertanggung jawab, jujur, berprestasi, dan akuntabel dalam bekerja
8. Dalam bekerja berpegang teguh kepada kebudayaan nasional dan ilmu pendidikan
9. Menjadi teladan dalam berperilaku
10. Berprakarsa
11. Memiliki sifat kepemimpinan
12. Menciptakan suasana belajar atau studi yang kondusif
13. Memelihara keharmonisan pergaulan dan komunikasi serta bekerja sama dengan baik dalam pendidikan
14. Mengadakan kerja sama dengan orang tua siswa dan tokoh-tokoh masyarakat
15. Taat kepada peraturan perundang-undangan dan kedinasan
16. Mengembangkan profesi secara kontinu
17. Secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organisasi profesi
“Pribadi Guru Menurut Ki Hajar Dewantoro”
1. Ing Ngarso Sung Tulodho
Kunci sukses pendidikan yang pertama dan utama adalah Akhlak, guru harus bisa menjadi teladan dalam berakhlaq. Kepercayaan anak didik terhadap guru kebanyakan lebih besar dibanding kepada orangtuanya, karena guru dianggap tahu segala-galanya. Untuk itu segala tingkah laku, sopan santun guru akan menjadi panutan muridnya.
2. Ing Madyo Mangun Karso
Kunci sukses kedua adalah Minat dan Semangat Belajar. Guru harus bisa menjadi penggali minat dan motivasi belajar siswa sehingga setiap siswa mampu berpikir kritis dan belajar mandiri. Dengan kata lain CBSA. Guru tidak perlu banyak mengoceh tak karuan, justru perlu lebih banyak memberi ilustrasi tentang beragam bintang prestasi di langit yang perlu setiap siswa gapai. Beri siswa motivasi yang membangkitkan selera untuk menggapai ilmu tersebut. Keberhasilan tertinggi guru adalah jika mampu mengubah siswa yang mogok belajar menjadi siswa lebih pandai dari dirinya, bukan nanti, tapi pada saat ini. Bisa ...? tentu saja, saat ini siswa dalam kondisi “golden-age”. Sumber belajar, kesempatan untuk mendapat ilmu dan menambah wawasan mereka lebih luas. Jadi tunggu apa lagi ...
3. Tut Wuri Handayani
Kunci sukses ketiga adalah Pengasuhan dan Pengayoman, guru pengganti orang tua di sekolah yang menerapkan Asah, Asih, Asuh. Dalam arti mendidik...